Sabtu, 17 Oktober 2009

Galeri Foto Minahasa: Kongres Minahasa Raya II thn 2001

Presiden KH Abdurrachman Wahid (Gus Dur) dalamm Kongres Minahasa Raya II tahun 2001

Galeri Foto Minahasa: Seminar Otonomi Daerah 3 Provinsi Sulut di Gran Puri

Seminar Otonomi Daerah Pemekaran 3 Provinsi Sulut
di Hotel Gran Puri - Ranotana Manado
19 Juni 2009


Pemateri, dari kiri ke kanan: Drs. Jainuddin Damapolii, Mayjen TNI Purn. C.J. Rantung (mantan Gubernur Sulut 2 periode) Drs. Roy Erickson Mamengko, M.Th, Ph.D (dosen FISIP Unsrat) Mayjen TNI Purn. Ferry FX. Tinggogoy anggota DPD RI.

Dolfie Maringka sedang berbicara.

K.H. Arifin Assegaf: tiada rotan, akar pun jadi; tiada musolah, ruang bilyar pun jadi tempat solat.

K.H. Arifin Assegaf: tiada rotan, akar pun jadi; tiada musolah, ruang bilyar pun jadi tempat solat.

Pemateri & sebagian peserta seminar.

Pemateri & sebagian peserta seminar.

Bode si peserta seminar.

Galeri Foto Minahasa: Hari Adat Intl - Brigade Manguni & Komando Adat Dayak Kalimantan


Perayaan Hari Adat Internasional
oleh Brigade Manguni & Komando Adat Dayak Kalimantan
di Bukit Inspirasi 09 Agustus 2007

Suasana acara

Tokoh2 adat KDayak Kalimantan & Tonaas BM Kalimantan, Farry Malonda, serta Tonaas RM Luntungan.

Tokoh2 Majelis Adat Dayak Kalimantan & Komando Adat Dayak Kalimantan

Tokoh2 Majelis Adat Dayak Kalimantan

Tonaas BM Kalimantan, Farry Malonda, serta Tonaas RM Luntungan.

Tonaas RM Luntungan & Tokoh Adat Dayak - Gubernur Kaltim mencicipi cap tikus.

Tonaas BM Borneo Farry Malonda & Tokoh Adat Dayak - Gubernur Kaltim mencicipi cap tikus.

Perempuan Dayak dgn busana tradisional.

Pagelaran seni kabasaran.

Penari kabasaran/cakalele/mahasasau Minahasa.

Penari kabasaran/cakalele/mahasasau Minahasa.

Komando Adat Dayak Kalimantan.

Tonaas (Wangko) BM Decky Maengkom & Farry Malonda dgn Gubernur Kaltim.

Galeri Foto Minahasa: Batu Binarisan di Amurang

Batu Binarisan yang so rubuh di Amurang, 8 April 2007.
Konon batu ini adalah batu perjanjian perbatasan antara Minahasa dan Kerajaan Bolaang Mongondow (Raja Loloda Mokoagow/Datu Binangkang).