Kamis, 22 Januari 2009

Galeri Foto Minahasa: Majoor Minahasa Selatan 1860an

Foto pertemuan seorang penjabat Hindia-Belanda bernama Jonkheer Loudon dengan para Majoor/Hukum Besar dari daerah Minahasa Selatan sekitar tahun 1867.
Dari kiri ke kanan: Majoor Albertus Bernardus Wawo-Runtu (Majoor/Hukum Besar Sonder, mantan Kepala Jaksa Manado, ayah Majoor Bintang A.L. Waworuntu - anggota Volksraad), Majoor Hendrik Alanos Warokka (Majoor/Hukum Besar Kawangkoan), Jhkr Loudon, Majoor Laatsar Tambajong (Majoor/Hukum Besar Tombasian), Majoor/Hukum Kedua? Joost Tambajong (Hukum Besar/Hukum Kedua Tombatu), Majoor Manuel Runtuwene (Majoor/Hukum Besar Rumoong).

===================================================================
"Tabea Waya!
Bangsa besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawan, kisah dan kedudukan kaumnya di sepanjang masa!
Minahasa adalah bangsa yang basar!
Karena itu hargai akang torang pe Dotu-dotu deng samua yang dorang kase tinggal for torang!
Pakatuan wo pakalawiren!
Sa esa cita sumerar cita, sa cita sumerar esa cita! Kalu torang bersatu torang musti bapencar, biar lei torang bapencar torang tetap satu!
I Yayat U Santi!"
===================================================================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar