Bangsa Minahasa

Setiap bangsa yang ingin mempertahankan jati dirinya, harus menghargai warisan suci tradisi dan budaya dari para leluhurnya; Kita (bangsa Minahasa) harus memelihara dan mempertahankan tradisi dan budaya bangsa Minahasa dengan segenap kemampuan dan semangat, karena semangat itu sendiri tidak lain mengandung tradisi dan budaya Minahasa. (Dr. Sam Ratulangi: Fikiran - 31 Mei 1930)

Saya tidak akan mempermasalahkan apakah keberadaan bangsa kami Minahasa disukai atau tidak, karena itu adalah permasalahan teoritis. Bagi saya dan bangsa saya Minahasa, sudah jelas, bahwa kami memiliki hak untuk eksis.
Jadi, tugas kami adalah bagaimana menjamin kelanjutan eksistensi bangsa Minahasa ini, dan sedapat mungkin memperkecil penetrasi asing. Kami berusaha untuk merumuskan suatu tujuan yang sesuai dengan kecenderungan-kecenderungan rakyat kami dalam menjalankan tugas tadi. Dan agar usaha-usaha kami itu dapat diterima dan dihargai, kita perlu mengenal hal-hal yang mendasarinya, yaitu: posisi Minahasa selama ini terhadap negara-negara sekitarnya.
("Het Minahassisch Ideaal" / Cita-cita Minahasa oleh DR. GSSJ Ratu Langie, ‘s-Gravenhage, Belanda - 28 Maart 1914)

Jumat, 21 Agustus 2009

Buku: Hikajat Tuwah Tanah Minahasa - JGF Riedel 1862


Hikajat Tuwah Tanah Minahasa - JGF Riedel 1862 halaman 1.

Hikajat Tuwah Tanah Minahasa - JGF Riedel 1862 halaman 1.

Hikajat Tuwah Tanah Minahasa - JGF Riedel 1862 halaman 2-3.

Hikajat Tuwah Tanah Minahasa - JGF Riedel 1862 halaman 4-5.

Hikajat Tuwah Tanah Minahasa - JGF Riedel 1862 halaman 6-7.

===================================================

INILAH

PINTU GERBANG PENGATAHUWAN ITU


APATAH DIBUKAKAN GUNA ORANG-ORANG PADUDOKH


TANAH MINAHASA INI


OLEH


J.G.F. RIEDEL


(Maka pengatahuwan pun

pantjuran karamejan dan

kekajaan itu.)


BAHAGIJAN KALIMA
ARTINJA PADA MENJATAKAN BABARAPA PERKARA DERI PADA

HHIKAJATNJA TUWAH TANAH MINAHASA


SAMPEJ PADA KADATANGAN ORANG KULIT PUTIH NEDERLAND ITU.


1862

-----------------------------------------------------------------------------------


Ingatlah bagimu

Pudjikan termasa

Hhormat nama djadimu

Tanah M i n a h a s a.


Gedrukt te Batavia, ter lads-drukkerij, 1862.
===========================================================

Adapon maka hhikajat tuwah tanah Minahasa ini mosjkil adanja,
terbongkus dengan kabut kagalapan tjeritra purbakala penarka rupanja,
tutor-tutoran sarahasija bunjinja, apatah tijada dingartikan lagi anakh tjutju
turon-turonan itu. - Maka tersembunjilah hhikajat ini djuga pada fihakh
kakalaman, tijada dengan barang katarangan samata sinarnja, melajinkan
hhal perkusutan, pertjamporan besar sadja deri pada namanja manusija,
perkara-perkara kaadaan kalakuwan dan hhal ahhawal - apatah menim-
bulkan salaku bertambah-tambah dompakhnja demikijen.

Hhtaj maka prij penagahan barapa djenis rupanja - mudah-mudahan
dilitikh njata lagi dalam masing-masing hhikajat tuwah bangsa umat lajin-
lajin tutor-tutoran tersurat dipegangnja-itupon tadapatlah makin ditjaharij
makin berlapis banjakhnja pada hhikajat bangsa-bangsa Minahasa tuwah
khaum itu, apatah simpan menjimpan tjeritranja djuga dalam khelbuw
pengingatan, lalu menjarahkan dija itu pada anakh-anakh kulawarga tjara
bunji perkataan sawaranja, ditambah dengan dikurang menurut sangka hati
orang tjeritra itu, sahingga ternjatalah pada masa perbandingan antaranja
perkara-perkara susah sekali, tijada dikenal guna faidahnja itulah.

Maka prij berusaha ini dipertindihlah djuga pada masa kapariksaan
hhikajat tuwah bahagijan pulow Selebesij pada fihakh otara itu - diper-
tambah-tambah hhal pergawulan terlalu amat kabutnja,-apatah terbit menerbit
kaluwar deri pada kahangatan tjemburuwan kadangkejan hati, serta perban-
tahan huro hara antaranja bangsa-bangsa pada masa dihulu dan dibalakang
deri pada wakhtu pambahagijan pahasiowan posan, atawa pahawetengan
nuwuh itum nistjaja diperdustakan hhikajat sabangsa deri pada jang lajin


1 komentar: